RAMADHAN DAN WARIA
Tatkala bulan Ramadhan telah tiba, ia tak takut dihardik oleh orang yang merasa susila hidupnya. bulan yang didewakan suci, terdapat pemandangan yang malang diharinya. ia berani mencari secercah harapan dan kehidupannya, dan tak takut hujatan menghujamnya. siapa yang bisa disalahkan dengan nasib hidup yang dialaminya?. negarakah?, aparat negara kah?, atau lembaga penegakan HAM?. siapa?, tolong datangkan utusan yang membawa messenger bag untuk memberiku jawaban. aku tidak mengetahuinya, karena aku adalah warga sipil biasa, yang hanya tertanam sedikit di kepala tentang perundang undangan negara.
mungkin ia telah banyak makan untuk kehidupan karena sudah biasa tersisih di masyarakat dan diabaikan negara. pasti ia memiliki alasan yang rahasia dilubuk jiwanya, layaknya dokumen negera yang dibawahnya tertulis sangat rahasia. kalian kira dengan aku menuliskan ini karena memiliki orientasi seksuil yang berbeda?. tidak, kalian salah. aku menulis ini karena mereka sama manusia sepertimu yang layak bermimpi, dipedulikan dan mencari secercah harapan!


Sangar
BalasHapus